Jangan Remehkan Langkah Menuju Ilmu

by -1153 Views

Di tengah kehidupan yang semakin cepat, manusia seolah dituntut untuk terus bergerak. Pagi hingga malam, langkah kaki diayunkan demi pekerjaan, usaha, jabatan, atau berbagai urusan dunia lainnya. Semua itu tentu memiliki tempatnya masing-masing dalam kehidupan. 

Sebagai seorang Muslim, kita perlu bertanya: apakah semua langkah memiliki nilai yang sama di sisi Allah SWT?

Islam mengajarkan bahwa nilai sebuah langkah tidak hanya ditentukan oleh jarak yang ditempuh, tetapi oleh tujuan yang hendak dicapai. Ada langkah yang berhenti pada dunia, tetapi ada pula langkah yang mengantarkan pemiliknya menuju ridha Allah dan kebahagiaan akhirat. 

Salah satu langkah yang paling mulia adalah langkah menuju ilmu. Sebagaimana ungkapan para ulama:

العِلْمُ نُورٌ

“Ilmu adalah cahaya.”

Cahaya tidak hanya menerangi jalan, tetapi juga menunjukkan arah. Karena itu, setiap langkah menuju ilmu pada hakikatnya adalah langkah menuju cahaya kehidupan.

Langkah Kecil yang Mengubah Derajat

Imam Az-Zarnuji dalam kitab Ta‘līmu al-Muta‘allimi Ṭarīqa at-Ta‘allumi menjelaskan bahwa keberkahan ilmu sangat ditentukan oleh niat yang benar. Menuntut ilmu bukan sekadar mengumpulkan informasi, melainkan proses membentuk diri agar lebih dekat kepada Allah SWT dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Beliau mengutip syair yang masyhur:

تَعَلَّمْ فَإِنَّ الْعِلْمَ زَيْنٌ لِأَهْلِهِ
وَفَضْلٌ وَعُنْوَانٌ لِكُلِّ الْمَحَامِدِ

“Belajarlah, karena ilmu adalah perhiasan bagi pemiliknya, keutamaan, dan tanda bagi segala kemuliaan.”

Dalam perspektif tarbiyah Islam, ilmu adalah proses perpindahan dari ketidaktahuan menuju pemahaman, dari keraguan menuju keyakinan, dan dari kebiasaan yang salah menuju amal yang benar. Karena itu, langkah menuju majelis ilmu sesungguhnya adalah langkah yang sedang mengangkat derajat seseorang.

Allah SWT berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan kemuliaan ahli ilmu karena mereka menggabungkan antara keimanan dan pemahaman yang benar terhadap agama. Derajat yang dimaksud mencakup kemuliaan di dunia maupun di akhirat.

Jalan Ilmu Adalah Jalan Menuju Surga

Keutamaan menuntut ilmu ditegaskan Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”

Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa “jalan” dalam hadits ini memiliki makna umum, mencakup perjalanan fisik menuju majelis ilmu maupun seluruh upaya yang dilakukan seseorang dalam proses belajar. Dengan kata lain, waktu, tenaga, biaya, dan kesungguhan yang dicurahkan untuk memperoleh ilmu semuanya bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Betapa indahnya agama ini. Bahkan proses menuju ilmu pun sudah bernilai pahala sebelum ilmu tersebut diamalkan. Seorang pelajar yang berangkat ke masjid, seorang ibu yang membuka kitab untuk mempelajari agamanya, atau seorang ayah yang menghadiri kajian setelah bekerja, semuanya sedang menempuh jalan yang dimudahkan menuju surga.

Ilmu: Warisan Para Nabi

Mengapa Islam begitu memuliakan perjalanan ilmu? Karena ilmu adalah warisan para nabi. Harta bisa habis diwariskan, tetapi ilmu justru bertambah ketika dibagikan.

Dalam hadits riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ

“Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap-sayapnya karena ridha kepada penuntut ilmu.”

Hadits ini dinilai hasan shahih oleh Imam At-Tirmidzi, sementara para ulama seperti Al-Mubarakfuri menjelaskan bahwa ungkapan tersebut menunjukkan penghormatan dan kemuliaan yang diberikan para malaikat kepada penuntut ilmu.

Ada sebuah kaidah hikmah yang layak kita renungkan:

مَنْ جَدَّ وَجَدَ

“Siapa yang bersungguh-sungguh, ia akan mendapatkan hasilnya.”

Karena itu, jangan pernah meremehkan langkah kecil menuju ilmu. Mungkin hanya beberapa meter menuju masjid, beberapa halaman yang dibaca sebelum tidur, atau beberapa menit yang disisihkan untuk menghadiri kajian. 

Namun disisi Allah SWT, langkah-langkah itu bisa menjadi sebab terbukanya pintu hidayah, bertambahnya keberkahan hidup, dan dimudahkannya jalan menuju surga.Ilmu bukan sekadar apa yang tersimpan dalam pikiran. Ilmu adalah cahaya yang menuntun langkah manusia menuju Rabb-nya. (im)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.